Monday, March 21, 2016

MIKROORGANISME || Bakteri dan peranannya

Biologi - Mikroorganisme atau mikroba adalah organisme yang berukuran mikroskopis/sangat kecil sehingga untuk mengamatinya diperlukan alat bantuan. Mikroorganisme seringkali bersel tunggal (uniseluler) maupun bersel banyak (multiseluler). Rata-rata ukuran mikroba/bakteri uniseluler setara 1 mikron(0,001 mm). Macam - macam Mikroorganisme meliputi:
  1. Virus
  2. Bakteri
  3. Alga atau Ganggang
  4. Fungi atau Jamur
  5. Protozoa
  6. Lichenes
Mikroorganisme ini oleh Erns Haechel (1866) dengan sebutan Protista. Yang macamnya ada dua, yaitu protista prokariotik (inti tidak nyata) dan protista eukariotik (inti nyata)


MIKROORGANISME || Bakteri dan peranannya 

 

 Virus

  1. Berukuran 2 - 20 milimikron
  2. Berupa organisme nonseluler
  3. Tidak mempunyai protoplasma
  4. Hanya memiliki RNA atau DNA saja
  5. Virus hanya hidup pada jaringan hidup
  6. Bentuknya bervariasi: oval, bulat, batang, silinder, amorf, bentuk T, dll
  7. Senyawa penyusun virus: asam nukleat, protein, lemak, dan karbohidrat
  8. Penyakit yang ditimbulkannya: campak, cacar, demam berdarah, gondong, cikungunya, influenza, trakom, mozaik, dan sebagainya
  9. Struktur virus: kapsid(selubung protein), asam inti(DNA atau RNA saja)
  10. Reproduksi virus: daur litik, daur lisogenik

Penularan penyakit ole Virus

  1. Kontak langsung (misal AIDS)
  2. Kontak cairan tubuh (misal Ebola)
  3. Melalui udara (Influenza)
  4. Inang perantara (misal pada demam berdarah)

Pencegahan penyakit virus

  1. Melakukan vaksinasi
  2. Menghindari kontak langsung dengan penderita
  3. Menjaga sanitasi lingkungan dan kesehatan tubuh

Manfaat virus

  1. Pembuat antitoksin
  2. Pembuat vaksin
  3. Pembuat interferon
  4. Pengubah fenotip bakteri

Bakteri

Bakteri berasal dari bahasa Latin bacterium, yang artinya jamak. Bacteria adalah kelompok organisme yang tidak memiliki membran inti sel. Organisme ini termasuk ke dalam domain prokariota dan berukuran sangat kecil (mikroskopik) dan hanya dapat dilihat dengan mikroskop. Bakteri meliputi Eubacteria dan Archaebacteria.


Ciri - ciri Bakteri

  1. Disebut Monera karena bersel tunggal
  2. Berukuran mikroskopis, 1 - 5 mikron
  3. Masuk protista prokariotik
  4. Hidup tersebar luas
  5. Dapat dikultur pada media agar - agar

Struktur Tubuh

  1. Dinding sel
  2. Protoplasma

Macam Bakteri

  1. Monotrik : 1 flagel
  2. Amfitrik   : 2 berkas flagel
  3. Lafotrik   : Satu berkas flagel
  4. Peritrik    : Banyak flagel


Alga

Ciri - ciri

  1. Anggotanya masuk vegetasi perintis
  2. Anggotanya masuk protista prokariotik(alga biru) dan eukariotik(selain alga biru)
  3. Masuk vegetasi talus (akar, batang, daun semu)

Reproduksi Alga

  1. Vegetatif: Dengan membelah diri, pembentukan spora, hormogonium
  2. Generatif: Dengan gametogoni dan somatogoni

Macamnya

  1. Alga Biru (Cyanophyceae)
  2. Alga Hijau (Chlorophyceae)
  3. Alga Keemasan (Chrysophyceae)
  4. Alga Perang (Phaeophyceae)
  5. Alga Merah


Protista mirip Jamur

Macamnya

  1. Myxomycotina (jamur lendir) Disebut demikian karena plasmanya berlendir menjalar kemana - mana. Habitat tersebar luas di hutan tropis, tempat yang lembap kaya bahan organik. Fase generatifnya membentuk tubuh buah atau fruiting bodies dengan polispora di tempat kering. Contoh: Physarum polycephalium, Fuligo varians, Aethalium septicum.
  2. Oomycotina (jamur parasit) Tubuhnya multiseluler tersusun oleh benang hifa tidak bersekat, dinding sel dari bahan selulosa, bersifat parasit maupun saprofit. Contoh: Plasmophora, Saprolegnia, Phythophora, Phytium.




Saturday, November 21, 2015

Materi Biologi tentang makhluk hidup


Materi Biologi tentang makhluk hidup






Biologi - Materi Biologi tentang makhluk hidup mengupas materi biologi tentang Ilmu Pengetahuan Tentang Makhluk Hidup.  Buat teman - teman yang ingin tahu lebih dalam lagi tentang materi biologi atau lebih tepatnya tentang perkembangan pengetahuan biologi.

Perkembangan Pengetahuan Biologi


Biologi sebagai ilmu pengetahuan alam (IPA) mempelajari perkembangan makhluk hidup beserta lingkungannya, dengan segala aspek.

Pengetahuan Biologi muncul sejak peradaban purba, masalah penyakit dan penangananny, yang tadinya berbau mistik mulai bergeser ke hal yang bersifat logis, seperti yang dilakukan Hipocrates (460 - 370 SM), yang mempelopori pendapat tentang asal penyakit secara ilmiah dengan cara meneliti dan berusaha mengungkap seobjektif mungkin.

Aristoteles (384 - 322 SM) dianggap sebagai tokoh pelopor perkembangan ilmu pengetahuan Biologi, dia telah banyak membantu mempelajari embriologi maupun ilmu anatomi dengan cara pembedahan.



Hubungan Biologi dengan Ilmu lain


  1. Fisika - Biofisika, Radiologi, Radiasi Biologi
  2. Matematika - Biometri, Statistik Biologi
  3. Kimia - Biokimia, Farmasi, Biologi Molekuler
  4. Geografi - Fitogeografi, Zoogeografi
  5. Sosial - Genetika Populasi, Anthropologi



Cabang Biologi


  1. Zoologi (tentang hewan)
  2. Botani (tentang tumbuhan)
  3. Anatomi (susunan bagian dalam)
  4. Morfologi (bentuk tubuh)
  5. Genetika (pewarisan sifat)
  6. Fisiologi (kerja faal tubuh)
  7. Sitologi (tentang struktur/fungsi sel)
  8. Taksonomi (tentang penggolongan makhluk hidup)
  9. Histologi (tentang jaringan)
  10. Organologi (tentang organ tubuh)
  11. Silvikultura (tentang tanaman keras)
  12. Hortikultura (tentang tanaman pangan)
  13. Ornitologi (tentang hewan burung)
  14. Teratologi (cacat janin dalam kandungan)
  15. Sanitasi (tentang kesehatan lingkungan)
  16. Patologi (tentang penyakit)
  17. Parasitologi (tentang parasit dalam tubuh)
  18. Ginekologi (seluk - beluk kandungan)
  19. Helmintologi (tentang cacing)
  20. Herpetologi (tentang reptil)
  21. Ichthyologi (tentang ikan)
  22. Kinekologi (tentang anjing)
  23. Mikologi (tentang jamur)
  24. Phikologi (tentang alga)
  25. Malakologi (tentang hewan lunak)

Variabel dalam bereksperimen


  1. Variabel bebas
  2. Variabel terikat
  3. Variabel kontrol

Sikap Ilmiah

  1. Rasa ingin tahu
  2. Jujur
  3. Teliti
  4. Bekerja keras
  5. Tekun

Langkah Metode Ilmiah

  1. Identifikasi masalah
  2. Observasi dan orientasi
  3. Penyusunan hipotesis
  4. Pengujian dengan eksperimen
  5. Kesimpulan
  6. Rumusan hukum


Sekian tentang Ilmu Pengetahuan Tentang Makhluk Hidup semoga bermanfaat buat kalian semua .. dan terima kasih atas kunjungannya.

Sunday, June 14, 2015

Teori Kinetik Gas dan Termodinamika

TEORI KINETIK GAS DAN TERMODINAMIKA

FISIKA - Hai, kawan - kawan ketemu lagi nih :-) Apa kabar?? Baik kkan?? OK bagus klo begitu..Sebelumnya Terima kasih udah mampir di blog ini ya gan, Saya doakan semoga yang udah mampir di blog ini tambah berkah ilmunya dan sukses jadi Prof.Dr.. (Amiin..) Oke gan di postingan kali ini Kita bahas materi Teori Kinetik Gas dan Termodinamika, untuk agan yang masih belum terlalu paham bisa disimak dulu penjelasan dibawah ini..




Pada pertengahan abad ke-19, para ilmuwan mengembangkan suatu teori baru untuk menggantikan teori kalorik. Teori ini berdasarkan pada anggapan bahwa zat disusun oleh partikel-partikel yang sangat kecil yang selalu bergerak. Bunyi teori Kinetik adalah sebagai berikut:
Dalam benda yang panas, partikel-partikel bergerak lebih cepat dan karena itu memiliki energi yang lebih besar daripada partikel-partikel dalam benda yang lebih dingin.

Teori Kinetik Gas dan Termodinamika

PENGERTIAN

Teori Kinetik (atau teori kinetik pada gas) teori ini menjelaskan menjelaskan sifat-sifat makroskopik dari suatu gas, seperti tekanan, suhu, atau volume, dengan memperhatikan komposisi molekular mereka dan gerakannya. yaampun maksud'a?? Intinya, teori ini menyatakan bahwa tekanan tidaklah disebabkan oleh denyut-denyut statis di antara molekul-molekul, seperti yang diduga oleh tokoh bernama Isaac Newton, melainkan disebabkan oleh tumbukan antarmolekul yang bergerak pada kecepatan yang berbeda-beda. Teori Kinetik dikenal juga sebagai Teori Kinetik-Molekular atau Teori Tumbukan atau Teori Kinetik pada Gas.

SIFAT GAS UMUM

  1. Gas mudah berubah bentuk dan volumenya.
  2. Gas dapat digolongkan sebagai fluida, hanya kerapatannya jauh lebih kecil.

SIFAT GAS IDEAL

  1. Gas terdiri atas partikel-partikel dalam jumlah yang sangat besar, yang senantiasa bergerak dengan arah sembarang dan tersebar merata dalam suatu ruang.
  2. Jarak antara partikel gas jauh lebih besar daripada ukuran partikel, sehingga ukuran partikel gas dapat diabaikan.
  3. Tumbukan antara partikel-partikel gas dan antara partikel dengan dinding tempatnya adalah elastis sempurna.
  4. Berlakunya Hukum-hukum Newton tentang gerak. 

PERSAMAAN GAS IDEAL DAN TEKANAN (P) GAS IDEAL




P V = n R T = N K T
n = N/No

T = suhu (ºK)

R = K . No = 8,31 )/mol. ºK

N = jumlah pertikel
P = (2N / 3V) . Ek ® T = 2Ek/3K

V = volume (m3)

n = jumlah molekul gas

K = konstanta Boltzman = 1,38 x 10-23 J/ºK

No = bilangan Avogadro = 6,023 x 1023/mol


ENERGI TOTAL (U) DAN KECEPATAN (v) GAS IDEAL

Ek = 3KT/2
U = N Ek = 3NKT/2
v = Ö(3 K T/m) = Ö(3P/r)
dengan:

Ek = energi kinetik rata-rata tiap partikel gas ideal

U = energi dalam gas ideal = energi total gas ideal

v = kecepatan rata-rata partikel gas ideal

m = massa satu mol gas

p = massa jenis gas ideal



TERMODINAMIKA



Termodinamika (bahasa Yunani: thermos = 'panas' and dynamic = 'perubahan') adalah fisika energi,panas,kerja,entropi dan kespontanan proses. Termodinamika berhubungan dekat dengan mekanika statistik di mana banyak hubungan termodinamika berasal.
Pada sistem di mana terjadi proses perubahan wujud atau pertukaran energi, termodinamika klasik tidak berhubungan dengan kinetika reaksi (kecepatan suatu proses reaksi berlangsung). Karena alasan ini, penggunaan istilah "termodinamika" biasanya merujuk pada termodinamika setimbang. Dengan hubungan ini, konsep utama dalam termodinamika adalah proses kuasistatik, yang diidealkan, proses "super pelan". Proses termodinamika bergantung-waktu dipelajari dalam termodinamika tak-setimbang.

Karena termodinamika tidak berhubungan dengan konsep waktu, telah diusulkan bahwa termodinamika setimbang seharusnya dinamakan termostatik.

Hukum termodinamika kebenarannya sangat umum, dan hukum-hukum ini tidak bergantung kepada rincian dari interaksi atau sistem yang diteliti. Ini berarti mereka dapat diterapkan ke sistem di mana seseorang tidak tahu apa pun kecual perimbangan transfer energi dan wujud di antara mereka dan lingkungan. Contohnya termasuk perkiraan Einstein tentang emisi spontan dalam abad ke-20 dan riset sekarang ini tentang termodinamika benda hitam. 



Konsep dasar dalam termodinamika


Pengabstrakan dasar atas termodinamika adalah pembagian dunia menjadi sistem dibatasi oleh kenyataan atau ideal dari batasan. Sistem yang tidak termasuk dalam pertimbangan digolongkan sebagai lingkungan. Dan pembagian sistem menjadi subsistem masih mungkin terjadi, atau membentuk beberapa sistem menjadi sistem yang lebih besar. Biasanya sistem dapat diberikan keadaan yang dirinci dengan jelas yang dapat diuraikan menjadi beberapa parameter.


Sistem termodinamika


Sistem termodinamika adalah bagian dari jagat raya yang diperhitungkan. Sebuah batasan yang nyata atau imajinasi memisahkan sistem dengan jagat raya, yang disebut lingkungan. Klasifikasi sistem termodinamika berdasarkan pada sifat batas sistem-lingkungan dan perpindahan materi, kalor dan entropi antara sistem dan lingkungan.
Ada tiga jenis sistem berdasarkan jenis pertukaran yang terjadi antara sistem dan lingkungan:

  • sistem terisolasi: tak terjadi pertukaran panas, benda atau kerja dengan lingkungan. Contoh : wadah terisolasi, seperti tabung gas terisolasi.
  • sistem tertutup: terjadi pertukaran energi (panas dan kerja) tetapi tidak terjadi pertukaran benda dengan lingkungan. Rumah hijau adalah contoh dari sistem tertutup di mana terjadi pertukaran panas tetapi tidak terjadi pertukaran kerja dengan lingkungan. Apakah suatu sistem terjadi pertukaran panas, kerja atau keduanya biasanya dipertimbangkan sebagai sifat pembatasnya:
    • pembatas adiabatik: tidak memperbolehkan pertukaran panas.
    • pembatas rigid: tidak memperbolehkan pertukaran kerja.
  • sistem terbuka: terjadi pertukaran energi (panas dan kerja) dan benda dengan lingkungannya. Sebuah pembatas memperbolehkan pertukaran benda disebut permeabel. Samudra merupakan contoh dari sistem terbuka.

Dalam kenyataan, sebuah sistem tidak dapat terisolasi sepenuhnya dari lingkungan, karena pasti ada terjadi sedikit pencampuran, meskipun hanya penerimaan sedikit penarikan gravitasi. Dalam analisis sistem terisolasi, energi yang masuk ke sistem sama dengan energi yang keluar dari sistem.  


Keadaan termodinamika


Ketika sistem dalam keadaan seimbang dalam kondisi yang ditentukan, ini disebut dalam keadaan pasti (atau keadaan sistem). Untuk keadaan termodinamika tertentu, banyak sifat dari sistem dispesifikasikan. Properti yang tidak tergantung dengan jalur di mana sistem itu membentuk keadaan tersebut, disebut fungsi keadaan dari sistem. Bagian selanjutnya dalam seksi ini hanya mempertimbangkan properti, yang merupakan fungsi keadaan. Jumlah properti minimal yang harus dispesifikasikan untuk menjelaskan keadaan dari sistem tertentu ditentukan oleh Hukum fase Gibbs. Biasanya seseorang berhadapan dengan properti sistem yang lebih besar, dari jumlah minimal tersebut.



Entalpi

Entalpi adalah istilah dalam termodinamika yang menyatakan jumlah energi internal dari suatu sistem termodinamika ditambah energi yang digunakan untuk melakukan kerja. Secara matematis, entalpi dapat dirumuskan sebagai berikut:
di mana:
  • P = tekanan dari sistem (Pa)
  • U = energi internal (joule)
  • H = entalpi sistem (joule)  
  • V = volume sistem (m2) 


Gimana? udah mudeng blum? kalo belum ane sarankan untuk dibaca2 lagi aja sambil santai aja, jg dibikin terlalu serius nanti pusing:P
Sekian postingan Teori Kinetik Gas dan Termodinamika  semoga agan semua tambah ngerti dan ilmunya semoga bermanfaat untuk nusa dan bangsa:-)